KimiaSekolah Menengah Atas terjawab Sebuah atom netral X mempunyai konfigurasi electron sebagai berikut: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 Jika unsur tersebut membentuk hidrida, senyawa yang terbentuk kemungkinan adalah a. Ionik dengan rumus XH2 b. Ionik dengan rumus XH c. Kovalen dengan rumus XH2 d. Kovalen dengan rumus XH e. Kovalen dengan rumus XH3 Iklan
Jumlahelektron dalam suatu atom merupakan nomor atom suatu atom. Baca Lainnya 3s, 3p, dan seterusnya dan untuk mempermudah dibuat diagram sebagai berikut: Contoh pengisian elektron-elektron dalam orbital beberapa unsur: Atom H : mempunyai 1 elektron, konfigurasinya 1s 1. Atom C : mempunyai 6 elektron, konfigurasinya 1s 2 2s 2 2p 2.
Sebuahatomnetral X mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut.1s22s22p63s23p5Jika unsur tersebut membentuk hidrida, maka kemungkinan senyawa yang terbentuk adalah. ionik dengan rumus XH2; Orang lain lantaran alasan pribadi; Pejabat negara saja; Lembaga atau pihak lain lantaran tujuan dinas; Semua jawaban benar
Konfigurasielektron dan aturan aturannya Soal 1 Dalam atom terdapat tiga buah partiel dasar. Pertikel dibawah ini yang merupakan partikel dasar penyusun atom yang bermuatan positif adalah. . A. Proton B. Elektron C. Neutron D. Nukleon E. Kation Soal 2 Sebuah atom dapat bermuatan netral disebabkan karena. .
UnsurX dan Y mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut. X : X Y : Y Rumus kimia dan jenis ikatan dari senyawa X dengan Y adalah Upload Soal. Soal. Diketahui unsur X dan Y dengan konfigurasi sebagai berikut: X : 1 s 2 2 s 2 2 p 6 3 s 2 3 p 6 4 s 2 1s^22s^22p^63s^23p^64s^2 1 s 2 2 s 2 2 p 6 3 s 2 3 p 6 4 s 2. Y :
7B6pTW. Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta05 Februari 2022 0721Halo Alshafa, jawaban yang tepat adalah C. Simak penjelasan berikut agar kamu semakin paham ya ^_^ Senyawa hidrida adalah senyawa kimia yang terdiri atas hidrogen dengan unsur lain. Secara formal, hidrida dikenal sebagai ion negatif hidrogen H-. Dalam soal, hidrida yang terbentuk adalah antara hidrogen dengan unsur X. Berdasarkan konfigurasi elektronnya, unsur X memiliki elektron valensi sebanyak 7 dengan suborbital s dan p, sehingga terletak pada golongan VIIA yang merupakan unsur halogen yang cenderung akan mengikat satu elektron dari atom lain membentuk ion X-. Hidrida yang terbentuk antara logam dan unsur halogen non-logam disebut hidrida kovalen. Persamaan reaksinya dituliskan sebagai berikut. H+ + X- รขโ โ HX Dari reaksi tersebut, dapat diketahui bahwa senyawa yang terbentuk adalah HX dengan ikatan kovalen. Selamat belajar!
PembahasanJawaban yang tepat adalah opsi D. Ikatan kovalen adalah ikatan kimia yang terbentuk dari dua unsur nonlogam. Unsur X dengan konfigurasi 1 s 2 2 s 2 2 p 6 3 s 2 3 p 5 memiliki elektron valensi 7 3 s 2 3 p 5 , sehingga terletak pada golongan VII A dan merupakan senyawa nonlogam. Unsur VII A atau halogen dapat berikatan kovalen dengan atom H membentuk XH . Jadi, senyawa yang terbentuk kemungkinan adalah kovalen dengan rumus XH .Jawaban yang tepat adalah opsi D. Ikatan kovalen adalah ikatan kimia yang terbentuk dari dua unsur nonlogam. Unsur X dengan konfigurasi memiliki elektron valensi 7 , sehingga terletak pada golongan VII A dan merupakan senyawa nonlogam. Unsur VII A atau halogen dapat berikatan kovalen dengan atom membentuk . Jadi, senyawa yang terbentuk kemungkinan adalah kovalen dengan rumus .
KimiaKimia Anorganik Kelas 10 SMAIkatan Kimia, Bentuk Molekul, dan Interaksi AntarmolekulIkatan Ion dan Ikatan KovalenSebuah atom netral X mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut. 1s^2 2s^2 2p^6 3s^2 3p^5 Jika unsur tersebut membentuk hidrida, senyawa yang terbentuk adalah senyawa... A. ion, dengan rumus HX B. ion, dengan rumus HX2 C. kovalen, dengan rumus HX D. kovalen, dengan rumus H2X E. kovalen, dengan rumus H3X Ikatan Ion dan Ikatan KovalenIkatan Kimia, Bentuk Molekul, dan Interaksi AntarmolekulKimia AnorganikKimiaRekomendasi video solusi lainnya0431Jika atom XZ=11 dan atom YZ=8 berikatan, rumus senya...0151Diketahui unsur X dengan nomor atom 12 dan unsur Y dengan...
Jakarta - Konfigurasi elektron adalah susunan atau gambaran yang menunjukan penempatan elektron dalam suatu atom. Susunan elektron-elektron tersebut berdasarkan kulit atau elektron dalam atom, bisa diungkapkan dengan diagram curah hujan dan diagram orbital. Keduanya bisa bermanfaat untuk menentukan molekul dan teori, seperti dikutip dari e-Modul Kimia Kelas X terbitan Kemdikbud yang disusun oleh Baston konfigurasi elektron kita dapat mengetahui golongan dan periode dari suatu atom. Golongan tersebut ditunjukkan oleh jumlah elektron terluar elektron valensi, dan periode ditunjukkan oleh nomor kulit terbesar pada isi elektron kulit terluar.Menurut Modul Kimia Kelas 10 terbitan Kemdikbud yang disusun oleh Fadillah Okty Myranthika, hal yang mendasari konfigurasi elektron adalah cara untuk menuliskan orbital, yaitu melalui teori atom Bohr dan teori atom mekanika Atom BohrLintasan-lintasan elektron disebut juga dengan kulit elektron, yang ditempati oleh jumlah elektron teori ini, konfigurasi elektron adalah pengisian elektron yang dimulai dari tingkat energi kulit paling rendah, yaitu kulit yang pertama kulit K, setelah kulit K sudah terisi penuh, dilanjutkan ke kulit L, kulit M, kulit N, hingga elektron maksimal yang ditempati setiap kulit elektron, dapat diketahui menggunakan rumus K n =1 maksimal menampung = 2Kulit L n = 2 maksimal menampung = 8Kulit M n =3 maksimal menampung = 16, hingga menuliskan konfigurasi elektron suatu atom, yaitu dengan cara mengetahui jumlah elektron suatu atom yang ditunjukkan melalui nomor Mekanika KuantumElektron dalam atom bergerak mengelilingi inti pada kulit atom. Setiap kulit atom, terdiri atas subkulit, yang berisi bilangan kuantum kumpulan orbital s, p, d, dan f.Untuk memudahkan penentuan nilai bilangan kuantum digunakan sebuah diagram orbital. Diagram orbital dilambangkan dengan sebuah s = 1 kotakSubkulit p = 3 kotakSubkulit d = 5 kotakSubkulit f = 7 kotakDalam model mekanika kuantum, penulisan konfigurasi elektron menggunakan diagram orbital perlu mengikuti aturan penentuan konfigurasi elektron berdasarkan orbital. Kedudukan elektron terluar dari suatu atom bisa ditentukan melalui bilangan mekanika kuantum dikenal dengan empat bilangan kuantum, yang menjelaskan letak elektron-elektron suatu atom, yakni bilangan kuantum utama n, azimuth l, magnetik m, dan spin s.Aturan-aturan penentuan konfigurasi elektron berdasarkan orbitalnya, terdiri dari asas aufbau, larangan pauli, kaidah Hund . Berikut adalah penjelasan setiap aturan asasnyaAsas AufbauPengisian elektron dimulai dari subkulit dengan tingkat energi paling rendah ke lebih tinggi. Setiap subkulit mempunyai batasan elektron yang dapat diisikan yakniSubkulit s = 1 orbital maksimal berisi 2 elektronSubkulit p = 3 orbital maksimal berisi 6 elektronSubkulit d = 5 orbital maksimal berisi 10 elektronSubkulit f = 7 orbital maksimal berisi 14 elektronDiagram tingkat energi menurut asas aufbau1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4d 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p 7s 5f 6d 7pAsas larangan PauliSetiap orbital diisi maksimum 2 elektron dengan spin yang berlawanan. Kemungkinan 2 elektron akan memiliki 3 bilangan kuantum n, l, dan m sama, bilangan kuantum s HundKonfigurasi elektron energi terendah merupakan jumlah elektron tak berpasangan dengan spin paralel yang terbanyak, dengan tingkat energi yang Setengah Penuh Konfigurasi elektron yang berakhiran pada subkulit berlaku aturan penuh setengah penuh. Aturan ini menyatakan bahwa, suatu elektron mempunyai kecenderungan berpindah orbital apabila dapat membentuk susunan elektron yang lebih tadi penjelasan mengenai konfigurasi elektron beserta cara menentukanya. Selamat belajar ya detikers! Simak Video "Ledakan Besar Pabrik Kimia di AS, Warga Sekitar Dievakuasi!" [GambasVideo 20detik] lus/lus
PertanyaanSebuah atom netral X mempunyai konfigurasi elektron 1 s 2 2 s 2 2 p 6 3 s 2 3 p 5 . Jika unsur tersebut membentuk hidrida maka senyawa yang terbentuk kemungkinan adalah ...Sebuah atom netral X mempunyai konfigurasi elektron . Jika unsur tersebut membentuk hidrida maka senyawa yang terbentuk kemungkinan adalah ...ionik dengan rumus XH2ionik dengan rumus XHkovalen dengan rumus XH2kovalen dengan rumus XHkovalen dengan rumus XH3Q'Q. 'AinillanaMaster TeacherMahasiswa/Alumni Universitas Negeri YogyakartaPembahasanPilihan jawaban yang tepat adalah D. Konfigurasi elektron X X 2 , 8 , 7 โ X โ hidrida artinya berikatan dengan H โ Ikatan yang terjadi X โ + H โ โ XH ikatan kovalen Terjadi ikatan kovalen karena keduanya cenderung menangkap elektron, sehingga terjadi pemakaian bersama pasangan elektron jawaban yang tepat adalah D. Konfigurasi elektron X hidrida artinya berikatan dengan Ikatan yang terjadi ikatan kovalen Terjadi ikatan kovalen karena keduanya cenderung menangkap elektron, sehingga terjadi pemakaian bersama pasangan elektron ikatan. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!40Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!
sebuah atom netral x mempunyai konfigurasi elektron sebagai berikut